Slider

Cari Blog Ini

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Kriminal

Nasional

Daerah

Politik & Hukum

Ekonomi

Olahraga

Hiburan

» » » Ada Moge Yang Arogan? Ini Kata Kakorlantas

Selecta news.-Pengguna motor gede alias moge sering kali dikeluhkan karena bersikap arogan saat di jalanan. Image tersebut sudah melekat terlalu lama. Meski di sisi lain ada juga organisasi atau komunitas yang menaungi moge tersebut ingin menjaga nama baik moge agar tidak dianggap 

arogan di jalanan. Baru-baru ini telah viral pengguna moge yang masih arogan. Cerita moge arogan viral di dunia maya yang terjadi di Sidoarjo, Jawa Timur. Faisal Yasir Arifin menceritakan arogansi gerombolan pengguna moge.


Peristiwa terjadi di Krian, Sidoarjo, pada malam hari sekitar pukul 23.30 ketika Faisal bersama istri dan dua anaknya pulang ke Surabaya dari pesantren Gontor. Pada peristiwa tersebut terjadi kontak fisik. Pengguna moge arogan itu sempat menampar Faisal.

Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri Irjen Pol Royke Lumowa, menanggapi bahwa moge tidak boleh mengganggu hak pengguna jalan lain, apalagi dengan dikawal oleh pihak kepolisian.

"Kalau moge dikawal, ya boleh-boleh aja, yang penting mereka tidak melanggar. Nggak sombong, tidak terlalu mengganggu pengguna jalan lain," ujar Royke.

Kalaupun moge tersebut berada dalam pengawalan, terkadang mereka sering menerobos lampu merah. Royke menjelaskan bahwa meski dalam pengawalan, ada batas-batas khusus bagi siapa yang dalam kondisi darurat.


"Memang pengawalan itu boleh menerobos lampu merah, tapi tergantung krusialnya kayak apa. Bawa ambulans, orang sakit nggak? Bawa pejabat penting apa tidak? Sebagaimana undang-undang. Kalau bawa rombongan, cuma touring doang ngapain harus nerobos, berhenti saja kenapa. Apalagi mereka membawa nama road safety, keselamatan berlalu lintas. Jadi lampu merah harus berhenti (bagi moge) walaupun ada pengawalan," jelas Royke.(red) 

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply