Slider

Cari Blog Ini

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Kriminal

Nasional

Daerah

Politik & Hukum

Ekonomi

Olahraga

Hiburan

» » Kasus Penganiayaan Ngambang Di Polrestabes Medan

Selectanews.co.id.-Tindak Pidana penganiayaan kekerasan yang dilakukan pelaku Dedy Matondang dengan sejumlah temannya, beraksi di Shoot Bar Jalan Patimura No. 423 Medan Baru, sekitar enam bulan lalu, persisnya Rabu, 17 Januari 2018, sekitar pukul O2.00. WIB, terhadap korban Jhonnathan (33), petugas Security PT. Graha Mandiri Barata, warga Jalan SM Km 8,5 lingkungan IV B Timbang Deli, Kec Medan Amplas. Atas kejadian itu, korban Jhonnatan telah membuat pengaduan serta memaparkan dihadapan penyidik Polrestbes medan,bapak Sitohang.. tentang kronologis kejadian peristiwa terhadap dirinya telah disampaikan secara rinci.

Awal kronologi kejadiaan tindak pidana penganiayaan, korban meminta turun salah satu teman wanita dari terlapor dedy matondang yang naik berjoged diatas speaker panggung DJ. Berlangsung beberapa saat korban juga meminta turun saudara dedy matondang yang berjoged diatas sofa meja sebelah kiri menghadap panggung dj. , karena tidak senang ditegur ,terlapor (Deddy Matondang)menarik mendekap sekitaran leher,menggiring korban keluar dan sempat mengatakan.  "kamu tahu siapa saya? "  lantas korban mengatakan pada saudara terlapor (DM) "saya tahu siapa abang, tapi saya minta tolong pengertian abang. Saya disini sedang bekerja mengamankan tamu sesuai tugas saya seperti arahan manager saya bang." singkatnya Keadaan pun kembali aman terkendali.  Namun, selang beberapa saat setelah korban dan terlapor masuk. Kembali salah satu teman wanita saudara terlapor naik berjoged diatas sofa menghadap saudara terlapor duduk yang mana manager sedang berbincang dengan salah satu kumpulan tamu disekitaran meja bar, korban (J) kembali meminta turun teman wanita saudara terlapor (DM) Dan pada saat itu juga, korban yang sedang meminta teman wanita terlapor untuk turun, ditarik dari belakang oleh saudara terlapor dan diterjang dibagian rusuk sebelah kiri hingga korban terhempas. Lalu, korban dikejar oleh saudara terlapor dan teman- temannya sampai kearea parkir shoot bar dan dipukul juga ditendang di beberapa bagian kepala dan wajah yang mengakibatkan memar dikepala bagian atas kuping sebelah kiri juga pecah pada bagian bibir bawah sebelah kiri.
yang mengakibatkan korban mengalami sakit  dan dirawat beberapa waktu jelasnya kepada para wartawan. jumat, 22/6 siang dikediamannya. Sementara kasus kejadian, sambung Jhonnathan, sudah diadukan kepihak Polrestabes Medan untuk segera ditindaklanjuti, sesuai dengan Laporan Polisi Nomor : LP/102/K/I/2018/SPKT Restabes Medan, Tanggal 17 Januari 2018, dan terlampir surat pemeriksaan kesehatan Visum et Repertum, ungkap dia dengan perasaan sedih dan berlinang air mata menuturkan kesemua orang termasuk kuli tinta. Kasus tindak  pidana brutal dan  penganiayaan ini sudah berjalan 6 bulan lalu, namun kasusnya masih ngambang apa sebabnya dia tidak tahu yang jelas Polri sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat belum bekerja sebagaimana yang diharapkan, yang jelas proses Perkembangan hasil penyidikan  ditangani Kanit Pidum AkP Rafles Langgak Putra dan Penyidik Pembantu Aipda R. Sitohang sampai saat ini masih ngambang, istilah saat ini perkaranya jalan di tempat. Karena kasus tidak  ditanggapi secara serius. Sedangkan Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Putu Yudha Prawira, SiK, MH sudah menunjuk penyidik Polri bawahannya untuk  dituntaskan kasus tindak pidana tersebut, agar segera dipercepat proses penyidikannya. Untuk jelasnya korban Jhonnathan sudah berulangkali menghubungi pihak penyidik polri yang menangani kasusnya melalui telepon genggam, tapi hasil nihil. Padahal tujuan korban hanya ingin tahu tindak lanjut penyelesaian perkembangan hasil penyelidikan sudah sampai di mana. Karena pelaku Dedy Matondang bersama temannya masih berkeliaran yang seolah-olah mereka kebal hukum,pungkasnya.(shaf/endng)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply