Slider

Cari Blog Ini

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Terbaru

'Ahok'Tembus 1 Jatu Penonton, Ahok Tulis Surat Dari Mako Brimob

Selecta news.-Film 'A Man Called Ahok' mendapatkan antusiasme yang cukup besar dari penikmat film Tanah Air hingga menembus angka...

Kriminal

Nasional

Daerah

Politik & Hukum

Ekonomi

Olahraga

Hiburan

'Ahok'Tembus 1 Jatu Penonton, Ahok Tulis Surat Dari Mako Brimob

Selecta news.-Film 'A Man Called Ahok' mendapatkan antusiasme yang cukup besar dari penikmat film Tanah Air hingga menembus angka satu juta lebih penonton. 
Ahok kemudian menyampaikan apresiasinya terhadap para penonton yang telah membuat film A Man Called Ahok sukses besar melalui sepucuk surat yang ditulisnya dari penjara Mako Brimob, tempatnya mendekam saat ini
"Kepada seluruh penonton film A Man Called Ahok, terima kasih atas dukungannya sehingga telah mencapai jumlah penonton sebanyak 1 (satu) juta. Majulah demi kebenaran, kejujuran, perikemanusiaan, dan keadilan," tulis Ahok dalam akunnya, @basukibtp, Sabtu (17/11).
Film yang berkisah tentang kehidupan Ahok kecil yang tinggal di daerah Belitung Timur sampai menjadi pemimpin DKI Jakarta itu belakangan memang menjadi perbincangan karena dianggap sedang bersaing dengan film Hanum & Rangga, yang diproduseri oleh putri Amien Rais, Hanum Rais.
Film ini juga mengangkat bagaimana hubungan Ahok dengan sang ayah, Kim Nam, yang akhirnya membentuk sosok Ahok seperti sekarang ini. 
Selain Daniel Mananta, film ini juga dibintangi oleh Denny Sumargo, Chew Kin Wah, Sita Nursanti, Eriska Rein, Eric Febrian, Edward Akbar, dan masih banyak lagi. 
Memasuki hari kesembilan tayang di bioskop, jumlah penonton film ini diprediksi akan terus bertambah.(kpt/red)

Pembunuhan Satu Keluarga Di Bekasi

Selecta news.-Pembunuh satu keluarga di Bekasi, Jawa Barat, HS mengaku dendam karena sakit hati kepada korban yang masih saudaranya tersebut. Dia pun turut membunuh dua keponakannya, anak korban, dengan cara mencekik keduanya.
Kepada penyidik, pelaku menuturkan, kedua anak tersebut bertanya kepadanya soal Gaban Nainggolan (38) dan Maya Boru Ambarita (37).
"Mama dan papa kenapa om?" tanya anak korban kala terbangun di malam pembunuhan satu keluarga itu kepada si pelaku, seperti yang diungkapkan Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Pol Wahyu Hadiningrat, dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jumat (16/11/2018).
HS kemudian mengatakan Gaban dan Maya baik-baik saja kepada dua keponakannya. Malahan, pelaku sempat meninabobokkan kedua anak korban yang masih berusia 9 dan 7 tahun ini.
"Anaknya itu terbangun kemudian pelaku nyusul ke kamar (anaknya) lalu menidurkan kemudian mencekik," timpal Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono soal pembunuhan satu keluarga di Bekasi itu pada kesempatan yang sama.

Ancaman Hukuman Mati

Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Wahyu Hadiningrat didampingi Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono saat gelar perkara pembunuhan satu keluarga di Kota Bekasi di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (16/11).
Penyidik Polda Metro Jaya pun menyangkakan pasal pencurian dan pembunuhan berencana kepada tersangka HS.
"Tindak pidana yang terjadi, yaitu pembunuhan berencana dan pencurian dengan kekerasan mengakibatkan kematian, Pasal 365 KUHP ayat 3, 340 KUHP, dan 338 KUHP dengan ancaman hukuman mati," kata Wahyu.
Pelaku menghabisi nyawa para korban dengan menggunakan linggis yang saat ini masih dicari penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Pengakuan Haris, barang bukti itu dibuang di Kalimalang, Bekasi.
"Saat ini dalam pencarian (linggis), pengakuannya dibuang di Kalimalang," ujar Wahyu.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, Haris diketahui sering menginap di rumah korban. Dia sudah tiga bulan menganggur setelah sebelumnya memutuskan keluar dari tempat kerjanya.
"Masih keluarga, saudara dengan korban yang perempuan. HS sudah tidak bekerja selama tiga bulan. Sebelumnya kerja di PT di Cikarang dan kemudian resign. Dia masih bujang, umur di bawah 30 tahunan," kata Argo di Polda Metro Jaya, Kamis 15 November 2018.(red) 

Kapolda Sumut Mimpin Sertijab Irwasda Dan 5 Pejabat Utama Polda Sumut Serta 7 Kapolres

Selecta news.-Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Agus Andrianto, S.H., M.M., memimpin upacara pelantikan dan serah terima jabatan enam Pejabat Utama (PJU) Polda Sumatera Utara (Sumut) serta tujuh Kapolres  di Mapolda Sumut, Jumat (16/11) pagi.
Adapun 6 PJU yang dilantik tersebut, masing-masing ialah, Kombes Pol Eko Kristianto sebagai Irwasda Polda Sumut menggantikan Kombes Pol Lilik Arga Tjahjana. Kemudian Kombes Pol Teguh Slamet Karyono sebagai Kabidkeu Polda Sumut menggantikan Kombes Pol Erdi Rahardian.
Lalu, Kombes Pol Rony Samtama sebagai Dirreskrimsus Polda Sumut menggantikan Kombes Pol Toga Habinsaran Panjaitan, serta AKBP Maruli Siahaan sebagai Kabidkum Polda Sumut menggantikan Rony.
Selanjutnya, AKBP Yofie Girianto Putro sebagai Kabid Propam Polda Sumut menggantikan Kombes Pol Syamsudin Lubis. Dan terakhir, Kombes Pol Yusuf Hondawantri Naibaho sebagai Dir Binmas Polda Sumut menggantikan Kombes Pol Ery Susanto.
Sementara untuk 7 Kapolres yakni,  AKBP Irwa Zaini Adib sebagai Kapolres Tapsel yang menggantikan AKBP Mohammad Iqbal. AKBP Ganda MH Saragih sebagai Kapolres Tapteng menggantikan AKBP Hary Setyo Budi.
Kemudian AKBP Leonardo David Simatupang sebagai Kapolres Pakpak Bharat menggantikan AKBP Ganda MH Saragih. AKBP Faisal Florentinus Napitupulu sebagai Kapolres Asahan menggantikan AKBP Yemi Mandagi.
Lalu, AKBP I Gede Nakti Widhiarta sebagai Kapolres Nisel menggantikan AKBP Faisal Florentinus Napitupulu.
Selanjutnya, AKBP Doddy Hermawan sebagai Kapolres Langkat menggantikan AKBP Dedy Indriyanto,  serta terakhir AKBP Heribertus Ompusunggu sebagai Kapolres Pematang Siantar menggantikan AKBP Doddy Hermawan.
Kepada wartawan usai acara tersebut, Kapolda Sumut Agus Andrianto mengatakan pelantikan dan serah terima jabatan ini sesuai dengan surat telegram Kapolri.
“Ini merupakan angin segar baru. Mereka segera akan melakukan orientasi wilayah. Mudah-mudahan mereka bisa langsung bekerja,” sebut Agus didamping Kabid Humas Polda Sumut Kombes Tatan Dirsan Atmaja.
Pelantikan ini berlangsung khidmat dan dihadiri oleh para Pejabat Utama dan Kapolres di wilayah Polda Sumut.(rs/red)

Tahun 2018 PTPN III Berangkatkan Enam Karyawan Ziarah Rohani Ke Jerusalem   

MEDAN - PT. Perkebunan Nusantara III (Persero) kembali memberangkatkan enam karyawan yang beragama Kristiani untuk menunaikan ibadah wisata rohani ke Jerusalem.  Program tahunan ini sebagai bentuk apresiasi kepada para karyawan terpilih berdasarkan seleksi ketat yang dilakukan  oleh BKAK PTPN III, Kamis (8/11/2018).

Gusmar Harahap, SEP SDM dan Umum PTPN III mengatakan kepada para peziarah rohani di ruang Stearin Kantor Direksi Medan yang dihadiri oleh para peserta dan pendamping, para Kepala Bagian, bahwa pada prinsipnya perusahaan akan terus mendorong tumbuhnya semangat riligius di dalam diri karyawan sebagai cara untuk meningkatkan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa dan membentuk pribadi yang memiliki integritas tinggi dalam kehidupan sehari-hari terutama dalam bekerja di perusahaan.

“Saya ucapkan selamat kepada para peserta ziarah rohani tahun 2018 ini, semoga memperoleh perjalanan spiritual yang dapat menumbuhkan semangat cinta kasih, doakan perusahaan tetap jaya dan para peserta ziarah sehat dan selamat dalam perjalanan hingga kembali ke tanah air,” kata Gusmar.

Adapun nama-nama karyawan yang berangkat antara lain Jimer harianja, Bahtiar Sihombing, Laras Sihombing, Reddis Hutagalung, Masron Friston, Pantas Hasibuan, Chritsian Orchard Tharanon sebagai pendamping. Perjalanan ini akan dimulai tanggal 12-23 November 2018.  Seluruh biaya menjadi tanggungan perusahaan dan kepada masing-masing peserta memperoleh uang saku sebesar Rp 1.500.000/orang. Selamat dan semoga menjadi pribadi yang lebih baik.(red(

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut Mengungkap Kasus Narkoba Jaringan Internasional

Selecta news.-Direktur Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara mengungkap kasus narkoba jaringan internasional dengan 24 orang tersangka dan  sebanyak 32, 53 Kg sabu, 200 butir il ektasi dan 55 butir pil epilon.
Direktur Narkoba Poldasu Hendrik Marpaung dalam ketengan persnya, Rabu (13/11/2018) di halaman Mapoldasu Sumatera Utara menjelaskan, peredaran narkoba tersebut  masuk dari Malaysia dan tertangkap  Dit Narkoba Poldasu,  Polres Tanjungbalai, Polres Batubara, Polres Serdang Bedagai  sejak 31 Oktober sampai 12 Nopember 2018.
Menurut Hendri  M. bersama kepala Lafor, Wahyu  mengatakan, Pengungkapan kasus tersebut merupakan keberhasilan Poldasu dalam memberantas narkoba. “Dengan jumlah narkoba yang disita akan terselamtkanlah anak bangsa 325.638 orang, “ujar Hendrik.
sementara pasal yang dilanggara, yakni pasal 114 Ayat (2) dan atau Pasal 112 Ayat (2) Jo. Pasal 132 Ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan Ancaman Hukuman : pidana dengan pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau paling singkat penjara 6 (enam) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp. 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) dan paling banyak Rp 10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah). (UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika).(jrs/red)

Saat Presiden Jokowi Dipanggil Bro, Begini Respon Erick Thohir Dan Balasan Jokowi

Selecta news.-PARTAI Solidaritas Indonesia (PSI) menggelar ulang tahun yang ke-4 dengan menggelar festival 11 dengan tema 'Muda Menangkan Indonesia', Minggu (11/11/2018) malam.
Acara tersebut turut dihadiri Presiden Joko Widodo (Jokowi), Menteri Polhukam Wiranto, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, dan juga ketua tim pemenangan Jokowi-Maruf, Erick Thohir.
Ketua Umum PSI, Grace Natalie didaulat untuk membuka sambutan.
Dalam sambutannya, ia menyebut Presiden Jokowi dengan sebutan 'Bro Jokowi'.
"Kita beruntung karena malam ini, Bro Joko Widodo calon presiden PSI hadir bersama kita," ujar Grace Natalie.
Seluruh partisipan pada acara tersebut pun tertawa dan langsung riuh mendengar sebutan untuk Jokowi tersebut.
Jokowi yang tersorot kamera setelah dipanggil oleh Grace Natalie hanya tersenyum simpul.
"Mohon ijin Pak Jokowi dengan menyebut atau menyapa malam ini dengan Bro Joko Widodo karena di sini semua Bro dan Sist dipanggil dengan sebutan demikian," tambah Grace.
Setelah Grace usai memberikan sambutan, Jokowi kemudian juga memberikan pidato dalam acara tersebut.
Dipanggil Bro Oleh Grace Natalie di Ulang Tahun PSI, Ini Balasan Jokowi
Presiden Joko Widodo (tengah) datang menghadiri ulang tahun ke-4 PSI di ICE BSD, Kabupaten Tangerang, Minggu (11/11/2018). Saat datang di acara itu, Jokowi disambut oleh Ketua Umum PSI, Grace Natalie.
Di awal pidatonya, ia membalas Grace dengan sebutan Sist Grace Natalie, serta Sekjen PSI, Raja Juli Antoni.(red) 

Sandiaga Minta Maaf Soal Langkahi Makam Pendiri Nu

Selecta news.-Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno menyampaikan permohonan maaf terkait dirinya melangkahi makam pendiri Nahdlatul Ulama ( NU), KH Bisri Syansuri, yang viral di media sosial beberapa waktu lalu. 
"Pertama-tama, ya tentunya permohonannya maaf. Manusia itu pasti ada khilaf. Saya hampir tiap hari ziarah ke kubur dan selalu ada pemandunya. Tadi saya ziarah kubur juga ada pemandunya. Dan tanpa mau menyalahkan siapa-siapa, saya harus berani mengambil risiko bahwa ini kesalahan dari saya," ungkap Sandiaga saat diwawancarai usai acara dialog dan ngopi bareng wirausaha milenial di Warkop 45 Jalan Arifin Ahmad, Pekanbaru, Riau, Senin (12/11/2018).
Kendati demikian, dia pun mengajak kembali bicara mengenai hal yang esensi, yaitu ekonomi. 
"Jangan kita masuk ke dalam isu-isu yang menurut saya dan Pak Zul (Zulkifli Hasan) dan teman-teman, itu isu-isu yang tidak terlalu penting untuk pembangunan bangsa kita," terang Sandi. 
Sandiaga mengakui, menghargai kubur itu sangat esensial, oleh karena itu dia berziarah. 
"Tapi, karena kesalahan dari pihak saya, saya minta maaf dari lubuk hati yang paling dalam," kata Sandi. 
Sebagaimana diketahui, beredar sebuah video Sandiaga Uno ziarah ke makam pendiri Nahdlatul Ulama (NU), KH Bisri Syansuri, beberapa waktu lalu. Dalam video itu, Sandi melangkahi makam tersebut dan mendapat komentar dari warganet.(ok/red)