Slider

Cari Blog Ini

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Terbaru

Apel Gabungan TNI-Polri

Selecta news.-Jakarta. Apel Gabungan TNI-Polri dalam rangka kesiapan pengamanan Natal 2018, Tahun Baru dan Pemilu Legeslatif dan Pemilu P...

Kriminal

Nasional

Daerah

Politik & Hukum

Ekonomi

Olahraga

Hiburan

Apel Gabungan TNI-Polri

Selecta news.-Jakarta. Apel Gabungan TNI-Polri dalam rangka kesiapan pengamanan Natal 2018, Tahun Baru dan Pemilu Legeslatif dan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2019, di gelar di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Jumat (30/11). Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, S.I.P., bersama Kapolri Jenderal Polisi Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D memimpin apel kesiapan dalam rangka Pengamanan Natal dan Tahun Baru serta Pileg Pilpres 2019. Apel kesiapan pasukan ini mengerahkan 50.000 personel dari Angkatan Laut, Darat dan Udara serta personel Polri.
Dalam sambutannya Panglima TNI mengatakan “Kita yang hadir di Monas ini mewakili seluruh prajurit TNI-Polri dari seluruh Indonesia, kita mewakili rekan yang bertugas di Satuan Kerja dan Komando Kerja di perbatasan dan pulau-pulau terluar dan yang masih bertugas di wilayah bencana alam dan konflik internasional,”
Sementara itu, Jenderal Tito mengungkapan sinergitas dan konsolidasi yang sudah terjalin antara TNI dan Polri adalah kunci untuk menciptakan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang aman dan nyaman. Lebih jauh Tito menyatakan “Keamanan yang sudah terjadi selama ini kuncinya karena adanya sinergi yang luar biasa antara TNI dan Polri. Saya merasakan betul bagaimana dukungan yang baik dari TNI, karena adanya kerjasama dan sinergi yang tulus dari TNI-Polri di semua level. Saya ucapkan terima kasih kepada Panglima dan Kepala staf dan prajurit TNI yang dengan terus menunjukan kerjasamanya.
Apel ini dihadiri oleh KepaIa Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Siwi Sukma Adji dan Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Yuyu Sutisna serta Pejabat Tinggi Mabes TNI dan PoIri, Kapolda Metro Jaya Irjen. Pol. Drs. Idham Azis, M.Si dan Pangdam Jaya Joni Supriyanto.
Upacara Apel Gabungan ini juga menampilkan berbagai Alutsista dan Almatsus baik TNI dan Polri seperti Kendaraan, persenjataan, Helicopter, alat deteksi. (Hms Pol 30/11).(hmp/zie)

6 Fakta Pertempuran Di Puncak Kabo, Helikopter TNI Serang Hingga Penemuan 15 Jasad

Selecta news.-Pertempuran aparat keamanan dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Nduga, Papua, berlangsung sengit.
Helikopter milik TNI diberondong tembakan anggota KKB saat mengevakuasi Serda Handoko. Aparat gabungan TNI-Polri tak mau tinggal diam. Serbuan balasan segera dilancarkan dan akhirnya bisa memukul mundur KKB.
Aparat saat ini telah menguasai Pos TNI di Mbua dan terus melakukan penyisiran anggota KKB pimpinan Egianus Kogoya. Sementara itu, sejumlah korban pembantaian KKB telah ditemukan aparat.
Berikut ini fakta di balik perburuan KKB di Ndago, Papua.

1. Serda Handoko dan Pratu Sugeng tertembak oleh KKB di Pos TNI Mbua

Seorang prajurit Indonesia tengah berpatroli di sekitar Timika, Papua.
Sekitar pukul 05.00 WIT, Senin (3/12/2018), Pos TNI 755/Yalet, Mbua, tempat Jimmi bersama temannya diamankan, diserang oleh KKB.
Anggota KKB menyerang dengan senjata api standar militer, panah, batu dan tombak.
“Rupanya mereka tetap melakukan pengejaran. Serangan diawali dengan pelemparan batu ke arah Pos sehingga salah seorang anggota Yonif 755/Yalet, Serda Handoko membuka jendela, lalu ditembak dan meninggal dunia,” kata Kepala Penerangan Kodam XVII/Cendrawasih Kolonel Inf Muhamad Aidi, Rabu (5/12/2018).
“Saat itu anggota di pos membalas tembakan sehingga terjadi kontak tembak dari jam 05.00 WIT hingga 21.00 WIT. Karena situasi tidak berimbang dan kondisi medan yang tidak menguntungkan, maka pada 4 Desember sekitar pukul 01.00 WIT, Danpos memutuskan untuk mundur mencari medan perlindungan yang lebih menguntungkan. Saat itulah salah seorang anggota, Pratu Sugeng, tertembak di lengan,” ujar Aidi.
2. Baku tembak di Puncak Kabo
Sejumlah pasukan TNI AD melakukan latihan perang di Hutan Baluran, untuk meningkatkan kemampuan dalam menjaga NKRI.
Setelah sempat mundur, pasukan TNI dari Pos TNI 755/ Yalet bersama aparat gabungan, berhasil merebut kembali Pos TNI di Mbua tersebut.
Lalu, aparat TNI-Polri yang tergabung di Tim Belukar segera melakukan pengejaran kelompok pimpinan Egianus Kogoya ke Puncak Kabo.
Baku tembak tak terhindarkan setelah KKB melihat Tim Belukar merangsek hingga Puncak Kabo.
“Sesampainya di Puncak Kabo, tim yang terdiri anggota TNI dan Polri mendapat perlawanan dari kelompok KKB,” ungkap Kapolda Kapolda Papua Irjen Pol Martuani Sormin Siregar, Rabu (5/12/2018).
“Sampai saat ini tim Nanggala yang telah bersatu dengan tim Belukar masih melakukan penyisiran di Puncak Kabo. Kontak tembak terus terjadi. Tetapi kita masih susah mendapat kondisi riil di sana, lantaran akses telekomunikasi yang susah,” kata Kapolda singkat.
3. Bharatu Wahyu tertembak dan sulitnya medan di Puncak Kabo
Latihan Angkasa Yudha 2012 Prajurit Paskhas TNI AU memeragakan simulasi SAR tempur pada Latihan Manuver Lapangan Angkasa Yudha 2012 di Tanjung Pandan, Pulau Belitung, Bangka Belitung, Selasa (23/10). Latihan tersebut meliputi lima operasi udara, yaitu operasi serangan udara strategis, lawan udara ofensif, pertahanan udara, operasi informasi, dan operasi dukungan udara. Manuver lapangan ini melibatkan pesawat tempur, helikopter, pesawat angkut, pesawat intai dan pasukan TNI AU.
Bharatu Wahyu NRP 95100020, Personil Yon B ki 3 Resimen II Pelopor tertembak di bagian tangan saat melakukan penyerbuan ke Puncak Kabo.
Bharatu Wahyu pun segera dievakuasi untuk mendapatkan perawatan. Sementara itu, pasukan lainnya terus melakukan pengejaran kepada KKB di wilayah sekitar Puncak Kabo.
“Kini anggota yang terluka sudah dievakuasi ke Wamena ibu kota Kabupaten Jayawijaya. Kondisinya masih sadar, dia tertembak di bagian lengan,” ungkap Kapolda Papua Irjen Pol. Martuani Sormin Siregar.
Untuk sampai ke Puncak Kabo, pasukan harus melalui jalur hutan yang lebat, berbukit, dan melewati sungai.
Tak hanya itu, kelompok Egianus Kogoya yang dilengkapi persenjataan tempur, melalukan perlawanan terhadap aparat penegak hukum.
4. KKB serbu helikopter TNI saat evakuasi Serda Handoko
Helikopter milik TNI yang digunakan untuk mengevakuasi para korban pekerja di Nduga, Papua.
Saat mengevakuasi jenazah Serda Handoko, helikopter milik TNI diserang KKB pada hari Rabu (5/12/2018) siang.
Akibatnya, baling-baling helikopter terkena tembakan, namun evakuasi jenazah akhirnya berhasil dilakukan oleh tim Nanggala.
Kini jenazah Serda Handoko telah dievakuasi dari Distrik Mbua ke Kenyam, ibu kota Kabupaten Nduga, untuk selanjutnya diterbangkan ke Timika, Kabupaten Mimika.
“Karena ada tembakan dari arah Puncak Kabo, maka Tim Nanggala melakukan tembakan balasan dari helikopter. Ada satu helikopter jenis Bell yang baling-balingnya terkena tembakan dari kelompok KKB,” ungkapnya ketika dikonfirmasi melalui telepon selulernya.
5. TNI-Polri kuasai seluruh wilayah Puncak Kabo
Aparat TNI yang ditugaskan untuk melakukan evakuasi ke Yigi.
KKB lebih lihai mengenal medan pertempuran terus melakukan perlawanan di Kabupaten Nduga. Namun, anggota TNI-Polri tak menyerah untuk terus melakukan penyisiran.
Dandim 1702/Wamena Letkol Inf Chandra Dianto membeberkan, hampir seluruh wilayah di Puncak Kabo sudah berhasil dikuasai tim evakuasi.
Namun, seperti apa kondisi di lapangan tak bisa diketahui secara pasti, lantaran cuaca yang ekstrim disana.
“Cuaca di sana sangat berkabut. Jaringan telekomunikasi terbatas. Tapi kami sudah kuasai wilayah tersebut,” katanya.
6. Aparat temukan 15 jenazah di Puncak Kabo
Anggota TNI dibantu warga mempersiapkan peti jenazah untuk korban penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Wamena, Papua, Selasa (4/12/2018). Sebanyak 31 karyawan PT Istika Karya diduga tewas ditembak oleh KKB saat melakukan pengerjaan jalur Trans Papua di Kali Yigi dan Kali Aurak Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua pada 2 Desember lalu.
Sebanyak 15 jenazah ditemukan tim evakuasi di Puncak Kabo, Kali Yigi-Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua, Kamis (5/12/2018).
Jenazah-jenazah tersebut dipastikan adalah pegawai PT Istaka Karya yang bekerja untuk pembangunan jembatan Kali Yigi-Kali Aurak atau bagian proyek pembangunan jalan Trans Papua.
Rencananya, pada hari Kamis (6/12/2018), apabila tidak ada halangan dan rintangan, seluruh jenazah akan dievakuasi.
“Proses evakuasi jenazah segera dilakukan. Itu semua tergantung cuaca. Kalau cuaca di Wamena bagus maka kita bawa ke sini. Tapi kalau tidak, kita upayakan ke Timika,” ungkap Komandan Korem (Danrem) 172/PWY Kol. Jonatan Binsar P Sianipar, Rabu (5/12/2018) malam.(kpc/zie)

Kapolrestabes Medan Hadiri 100 Hari Program Kerja Kapolda Sumut

Selecta news.-Kapolrestabes Medan menghadiri Kegiatan Rapat 100 Hari program kerja Kapolda Sumut yang dilaksanakan di Aula Tribrata Polda sumut jalan Tanjung Morawa Km 10,5 Timbang Deli Medan Amplas.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kapolda Sumut Irjen Pol Drs Agus Andrianto,SH,MH,Waka Polda Sumut Brigjen Pol Mardiaz Kusen wihananto,SIK,MHum.

Irwasda Polda Sumut,Pju Polda sumut,Para Walikota/Bupati Provinsi Sumatera Utara, Para Kapolres jajaran Polda Sumut,Para Rektor Universitas Negeri/Swata Sumut,Ketua Fkub Sumut,Para Kadis Kota Medan,Para Camat Sekota Medan,Para Ulama dan Tokoh Masyarakat.
Kegiatan ini bertemakan dengan program promoter Polri kita dukung pemerintah dalam melaksanakan pembangunan Nasional.

Awal Kegiatan Dimulai dengan Pembacaan Doa,Menyanyikan lagu indonesia raya,Paparan Penampilan/visualisasi program 100 hari kerja Kapolda Sumut.

paparan Karo Ops,paparan Dir krimsus,Paparan Kapolrestabes Medan,Paparan Walikota Medan,Arahan penekanan Kapoldasu,Tanya jawab,Menyanyikan lagu bagimu negeri.

Kapolrestabes medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto,SH,SIK,MSi mengatakan Dalam Program 100 Hari kerja Kapolda untuk kota Medan ada Kebijakan kapolda tentang Kerjasama lintas Sektoral, keterlibatan secara aktif penertiban.
reklame dan baliho,Keterlibatan secara aktif penertiban pasar tumpah,keterlibatan penertiban pembangunan tanpa Imb,penanganan kemacetan lalu lintas,penanganan.

premanisme,pengaktifan terminal Amplas dan penanganan banjir,pembersihan drainase.

Kapolda sumut telah membawa Energi positif yang ditebarkan dan tidak pernah habis.seluruh jajaran harus mempunyai rencana untuk kota medan yang menjadi baik.

Saya ingin kota medan bagus harus mempunyai visi dan misi yaitu Wilayah aman,tertib,teratur,nyaman,indah,adil dan sejahtera.

Program promoter Fungsi kepolisian ada Dinamisator dan Motivator, itu harus dibangun dengan baik.

kita harus segaris dengan cara membuat keputusan yang didalamnya ada  Multistake Holder dengan sinergitas integratif sistematis Masif.

Berikan yang terbaik untuk masyarakat yaitu kita saling kerjasama.itu sudah kita wujudkan dikota medan.

Secara umum Tindak pidana Curas,curat dan curanmor telah menurun serta keterlibatan secara aktif dalam penertiban reklame dan baliho ada 2408 baliho kecil yang telah dimusnakan dan yang besar 343 dan ada sisa 66 dan ini segera kita musnakan.

Dengan komunikasi dan kerjasama yang baik kota medan menjadi tertata,indah dan aman.

Pasar tumpah semua sudah selesai ditertibkan hanya tinggal 1 di kampung lalang.masalah kemacetan sudah kita lakukan penertiban parkir liar.(red)

Jokowi:Kasus Novel Tanya Ke Kapolri

Selecta news.-Presiden Joko Widodo belum mau memberi keterangan, terkait masih belum terungkapnya kasus penyiraman air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK, Novel Baswedan.

Jokowi meminta wartawan mengonfirmasi langsung perihal kemajuan pengusutan peristiwa yang terjadi pada 11 April 2017 itu kepada Kapolri, Jenderal Polisi Tito Karnavian.

"Tanyakan ke Kapolri," ujar Jokowi, usai membuka Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Selasa 4 Desember 2018.

Menurut Jokowi, ia sendiri telah menerima laporan dari Kapolri mengenai pengusutan yang melibatkan juga beberapa lembaga lain.

Lembaga-lembaga itu yaitu KPK, Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Ombudsman, hingga Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM).
Namun, Jokowi yang juga calon presiden petahana di Pilpres 2019 ini enggan mengungkap informasi kemajuan sementara pengusutan ke publik. "Ditanyakan langsung ke Kapolri," ujarnya.(vv/red)

Polres Deli Serdang Konferensi Pers Penangkapan Calon Penumpang Pesawat Membawa Narkotika Jenis Shabu

Selecta news.-Polres Deli Serdang Konferensi Pers terkait penangkapan calon penumpang pesawat yang kedapatan membawa Narkotika jenis Shabu di Ruang Media Centre Lt. 3, Bandara Kuala Namu, Senin (03/12/2018), sekitar pukul 14.30 wib.
Tersangka diamankan di Bandara Kuala Namu pada hari Rabu (28/11/2018) sekitar pukul 04.00 wib atas Nama Muhammad Khaldun, Lk, Ds. Baro Sigli Aceh, 23 – 03 – 1983, Kp. Legok Nyenang Ds. Sirnajaya, Kec. Sukamakmur, Kab. Bogor (alamat KTP).
Selain memilik alamat yang tertera di KTP, tersangka juga bertempat tinggal Jl. Rajawali, Kel. Sei,  Sikambing, Kec. Medan Sunggal Kota Medan.
Sebelumnya tersangka telah memesan tiket dan terdaftar pada Penumpang Pesawat Batik Air ID 6881 rute Kualanamu – Soekarnohatta, Jakarta.
Pada tersangka diamankan barang bukti berupa 6 (enam) bungkus plastik transparan dengan berat total 505 Gram (berat kotor) yang berisikan Narkotika jenis Shabu yang terdiri dari 4 bungkus plastik seberat 101 gram, dan 2 bungkus plastik seberat 51 gram.
Turut hadir juga Wakapolres Deli Serdang Kompol Arnies Syafni Yanti, SE, Manager Pengamanan Bandara Kualanamu an. Kuswadi dan Kasat Narkoba Polres Deli Serdang AKP Fathir.
Setelah kegiatan Konferensi Pers, Polres Deli Serdang juga melakukan kegiatan pemberian penghargaan dari Kapolres Deli Serdang kepada Petugas Avsec Bandara Kualanamu yang telah berhasil mengamankan Pelaku.(red) 

Kapolri Dan Panglima TNI Apel Bersama Jelang Natal, Tahun Baru Dan Pilpres

Selecta news.-Prajurit TNI dan Polri melakukan apel bersama menghadapi Natal, Tahun Baru dan Pemilu 2019 di Silang Monas, Jakarta Pusat. Apel dihadiri Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian
Di kegiatan apel bersama ini, juga dipamerkan alustista dari tiga Matra, yakni TNI AU, TNI AL, dan TNI AD.
TNI AD menghadirkan Tank Leopard, Meriam Caesar, Busmaster, Panser Anoa, Panser Komodo, Tank Scorpion, Tank Stomer, Meriam 57 Mm, Radar MCP Poprad, Panser V 150, Meriam 76 Mm Saluting Gun, Helly Bell -412, Helly Bolcow dan Helly Apache.

TNI AL hadirkan Lvt-7 A1, BNp 3f, Btr 4 dan Roket ers Vampire Grad. Sedangkan TNI AU menurunkan Helly Caracal, Helly Sp, Helly Colibri, Ooeriikon, Smart Hunter dan Gps Jammer.
Sementara itu dari Polri hadirkan Barak Kuda, Air Water Canon (AWS), dan belasan kendaraan motor besar. Dalam pengamanan kegiatan tahunan ini, TNI-Polri mengerahkan 50.000 personel.
Sebelumnya, Kapolri juga telah mengatakan akan mengumpulkan seluruh Kapolda dan pejabat utama dalam rangka mempersiapkan Operasi Lilin. Dalam pertemuan tersebut akan disampaikan fokus pengamanan Natal dan Tahun Baru.(mdk/red/zie)

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis jenguk Anak Wartawan Sedang Sakit, Diberikan Kesembuhan

Selecta news.-Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis mendoakan anak wartawan yang sedang mengalami sakit semoga diberikan kesembuhan dari penyakitnya. Doa tersebut disampaikan orang nomor satu di Mapolres Pelabuhan Belawan ini saat berkesempatan menjenguk anak wartawan salah satu media elektoronik Medan, Agus Leo yang sedang dirawat di ruangan nomor 301, lantai tiga Rumah Sakit Delima, Jalan Yos Sudarso Km, 13,6 Nomor 19 A, Medan Labuhan, Sabtu (1/12/2018).
“Kedatangan saya ini untuk memberikan dukungan moril, agar anak dari Agus Leo diberi kesembuhan dari penyakit yang dialaminya,” kata Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Ikhwan Lubis SH MH didampingi, Kasat Binmas, AKP Justar Purba, Kapolsek Belawan, Kompol Safarudin Tama dan Humas Polres Belawan, Ipda Khairul Amri yang turut mendampingi Kapolres Belawan menjenguk anak wartawan tersebut.
Dijelaskannya, kunjungan tersebut dilakukan sebagai wujud kebersamaan dan perhatian terhadap sesama umat manusia terlebih kepada rekan-rekan media. “Kunjungan saya ke rumah sakit ini sebagai wujud kebersamaan dan perhatian terhadap sesama umat, terlebih kepada rekan-rekan media,” jelas mantan Kasubdit Indag Ditreskrimsus Polda Sumut ini.
Selain itu, lanjut Ikhwan menerangkan, kunjungan tersebut bertujuan untuk menjalin silaturahmi. Dalam kunjungan tersebut, Kapolres Belawan juga memberikan santunan kepada anak wartawan yang sedang dirawat tersebut. “Selain dukungan moril, kita juga memberikan sedikit santunan untuk anak Agus Leo,” tandas mantan Kasat Reskrim Polrestabes Medan ini.
Informasi sebelumnya, seorang bocah Sekolah Dasar (SD) bernama M Gustiawan (10) mengalami Demam Berdarah Dengue (DBD). Bocah kelas IV SD Negeri 060949 yang merupakan anak wartawan media elektronik Medan, Agus Leo saat ini tengah menjalani perawatan yang intensif atas penyakit DBD tersebut.
Oleh karenanya, orang nomor satu di Mapolres Pelabuhan Belawan ini menyempatkan menjenguk anak wartawan tersebut. Hal itu sebagai wujud kepedulian kepolisian terhadap sesama.(dyk/red)